Pada suatu malam Budi, seorang eksekutif sukses,
seperti biasanya sibuk memperhatikan berkas-berkas pekerjaan kantor yang
dibawanya pulang ke rumah, karena keesokan harinya ada rapat umum yang sangat
penting dengan para pemegang saham. Ketika ia sedang asyik menyeleksi dokumen kantor
tersebut, Putrinya Aya datang mendekatinya, berdiri tepat disampingnya, sambil
memegang buku cerita baru. Buku itu bergambar seorang peri kecil yang imut, sangat
menarik perhatian Aya.
"Pa liat...!" Aya berusaha menarik perhatian ayahnya. Budi menengok ke arahnya, sambil menurunkan kaca matanya, kalimat yang keluar hanyalah kalimat basa-basi
"Pa liat...!" Aya berusaha menarik perhatian ayahnya. Budi menengok ke arahnya, sambil menurunkan kaca matanya, kalimat yang keluar hanyalah kalimat basa-basi

